Tingkatkan Budaya Literasi di Masa Pandemi, DPK Bontang Gelar Webinar

  • Whatsapp
dok : ist

TERASKATA, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang kembali menggelar webinar pada Senin (26/10/2020).

Dengan menghadirkan pemateri milenial, Abdul Hakim Busro, webinar kali ini dengan tema “Membangun Budaya Literasi di Masa Pandemi”.

Bacaan Lainnya

Menurut Hakim, literasi bisa dibiasakan. Mengingat literasi sendiri bukan hanya sekedar membaca, tetapi juga tentang kemampuan mengolah informasi.
Kata dia, Membangun literasi bisa melalui banyak hal. Bisa dengan menyampaikan sesuatu yang dibaca atau dari yang ditonton, literasi berbasis lingkungan, juga mencermati teks dengan topik yang sama dari media yang berbeda.

“Untuk membaca, harus meluangkan waktu, jangan menunggu sempat. Hal baru jika dibiasakan akan menjadi kebutuhan, menjadi butuh ketika dibiasakan. Seringkali bukan soal bisa atau tidak bisa tetapi soal mau atau tidak mau,” ucapnya di sela-sela penyampaian materi.

Kepala DPK, Retno Febriaryanti melalui staf pelayanan perpustakaan, Rina Mutiara mengatakan digelarnya webinar ini untuk menguatkan literasi masyarakat Bontang. Masyarakat pun antusias mengikuti webinar, ini terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang mencapai ratusan bahkan juga dari luar daerah.

“Kita gunakan fasilitas webinar. Ini untuk penguatan literasi masyarakat Bontang. Kurang lebih 200 orang yang mengikuti dan tidak hanya dari Bontang, ada juga dari luar daerah. Seperti dari Poso, Batam, dan Bogor,” katanya.

Ia juga berharap, kegiatan literasi dapat terus berjalan dan semakin menguat. Bahkan saat sudah tidak pandemi lagi, kunjungan masyarakat ke perpustakaan dapat kembali normal. Mengingat perpustakaan adalah tempat yang suka dikunjungi masyarakat Bontang. Terlebih selama masa pandemi, jumlah pengunjung perpustakaan sangat kurang dari sebelumnya.

“Perpustakaan sudah menjadi tempat favorit untuk masyarakat Bontang yang mau berdiskusi, cari bahan literasi, dan masyarakat lebih suka berkunjung. Kita ingin mengundang masyarakat berkunjung. Tapi karena pandemi, jadi kita gunakan salah satu cara ya dengan webinar ini,” pungkasnya.

Dalam webinar tersebut, antusias peserta begitu nampak. Penyampaian pemateri juga begitu mudah dipahami. Hal ini terlihat dari interaksi peserta, termasuk saat sesi tanya jawab berlangsung. (adv)

Pos terkait