Sepi Pembeli, Sejumlah Pedagang Pasar Tamrin Pilih Berjualan di Pinggir Jalan

  • Whatsapp
Koordinator pedagang ayam Pasar Tamrin, Nasir

TERASKATA, Bontang – Sejumlah pedagang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Kota Bontang, meninggalkan lapak tempat mereka berjualan.

Pedagang yang mayoritas berjualan ayam potong, sayur dan ikan, lebih memilih berjualan di pinggir jalan KS. Tubun, Bontang Selatan.

Bacaan Lainnya

Koordinator pedagang ayam, Nasir mengatakan, para pedagang meninggalkan lapaknya lantaran sepi pembeli. Kata dia, banyak konsumen yang memilih berbelanja di pedagang yang ada di sepanjang Jalan KS. Tubun.

“Banyak yang turun ke bawah. Mereka berjualan di sepanjang Jalan KS Tubun. Karena di sini sepi,” katanya, saat ditemui di Pasar Tamrin, Jumat (25/09/2020).

Nasir juga menyayangkan sikap pemerintah yang ia anggap kurang tegas dalam menertibkan para pedagang yang masih berjualan di sepanjang jalan KS Tubun.

“Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kedepan akan lebih banyak pedagang yang akan mengikuti jejak mereka,” ujarnya.

Selain itu, Nasir juga menyinggung keberadaan Pasar Seng Tanjung Limau, yang hingga saat ini masih beroperasi. Padahal, kata Nasir, jika semua dipusatkan di Pasar Tamrin, ia yakin pasar tamrin akan ramai seperti yang diharapkan para pedagang.

“Yakin pak kalau di pusatkan di pasar rawa indah akan ramai. Orang mau belanja kemana, kalau bukan di sini. Apalagi di sini bersih, air cukup,” kata Nasir.

Nasir meminta hal ini jangan dikaitkan dengan politik. Demi keberlangsungan para pedagang Pasar Tamrin, Nasir berharap untuk sementara mengesampingkan politik dan lebih mementingkan masyarakat banyak, khususnya para pedagang.

“Jangan semua persoalan dikaitkan dengan politik. Inikan mau pilkada. Pokoknya bagaimana pedagang yang ada di sepanjang jalan KS Tubun itu semua di pindah,” tegasnya. (*/Redaksi)

Pos terkait