Sebar Produk di 80 Minimarket, Asmami Bontang Raih Omset 40 Juta Perbulan

  • Whatsapp
Ketua Asmami Bontang Ike Asteria bersama Marketing Asmami Dewi Setia Lestari

TERASKATA.id, Bontang – Menghimpun 130 pelaku UMKM di Bontang, Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami) berhasil meraih omset sebesar 40 juta perbulan. Omset ini didapatkan dari penjualan berbagai olahan makanan kering asli buatan warga Bontang di 80 minimarket di Kalimantan Timur.

Marketing Asmami Bontang, Dewi Setia Lestari mengatakan bahwa pemasaran produk Asmami Bontang banyak dibantu oleh Pemerintah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Pedagangan (Diskop-UKMP) Bontang. Bantuai itu seperti izin produk industri rumah tangga dan penerbitan surat jaminan halal.

Bacaan Lainnya

“Kami ini mitra binaan dari Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Bessai Berinta dan Asmami sendiri berada dalam  naungan Diskop-UMKP Bontang. Bantuan dari kedua lembaga itu membuat Asmami bisa mengembangkan bisnis dan sejahterahkan anggota, “ kata Dewi Setia Lestari saat di temui di gedung Smart Center Bontang, Selasa (10/9/2019) siang. 

Dewi menambahkan bahwa Asmami Bontang rutin mengadakan pertemuan untuk membahasa perkembangan usaha anggotanya dan selalu memaksimalkan anggotanya untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh LPB Pama dan Diskop UKMP Bontang.

“Setiap ada pelatihan, anggota yang tergabung dalam Asmami selalu berpartisipasi untuk menambah wawasan dalam dunia kewirausahaan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, produk yang dihasilkan oleh anggota Asmami terbuat dari lima ikon kebanggaan Bontang seperti  bawis, rumput laut, mangrove, terasi dan berbagai olahan ikan. Semua bahan dasar tersebut diolah menjadi bermacam-macam produk  makanan dan minuman seperti amplang, stik, kripik dan sirup.

Pos terkait