Polisi Diminta Serius Tangani Kasus Pengeroyokan di Rumah Bernyanyi

  • Whatsapp
Korban kasus pengeroyokan didampingi Kuasa Hukumnya saat jumpa Pers.

TERASKATA.id, Bontang – Seorang warga Kota Bontang, Hendrik (35) menjadi korban pengeroyokan di Halaman Parkir Rumah Bernyanyi Keluarga, Happy Puppy di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (14/07/19) lalu.

Dugaan kasus pengeroyokan ini telah dilaporkan korban ke Polres Bontang. Melalui kuasa hukumnya, korban meminta Polisi serius dan tegas menangani kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

”Jika kasus ini dibiarkan berlarut, ia khawatir kasus serupa kembali terulang, dan dapat mengancam suasana Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bontang,” kata Kuasa Hukum Korban, Risnal yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Populis Bontang.

Lebih jauh diungkapkan Risnal, jika kepolisian berhasil menyelesaikan kasus tersebut, hal itu menjadi salah satu bukti prefentif yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kriminal kedepan.

”Bahaya ini kalau dibiarkan. Nanti setiap orang bisa asal lakukan pemukulan. Lagi pula, slogan kota ini kan Taman. Tertib, Agamis, mandiri, Aman dan nyaman,” pungkas Risnal.

Sekedar diketahui, kasus pengeroyokan yang menimpa Hendrik pada terjadi sekira pukul 17.30 Wita. Berdasarkan pengakuan korban, saat itu, ia baru saja menemui manajer Happy Puppy, tiba-tiba dari arah belakang, pelaku yang diketahui berinisial FM melayangkan pukulan ke arah wajah korban hingga mengeluarkan darah.

Sesaat setelahnya pelaku kedua yang diketahui berinisial AM ikut melayangkan tendangan pada bagian perut, hingga korban jatuh tersungkur. Sontak, pengunjung lainnya langsung melerai dan mengamankan korban.

”Awalnya saya dipukul dari belakang, setelah itu muka saya dihantam dan ditendang. Ada dua orang yang memukul saya, mereka orang yang saya kenal, bahkan salah satunya pernah tinggal dirumah saya,” ujar Hendrik.

Tak terima dipukul, korban berinisiatif melaporkan pemukulan tersebut ke Polres Bontang, dan meminta pendampingan oleh LBH Populis Borneo.(*)

Pos terkait