Pengusaha Terkaya Indonesia Beli Klub Italia

  • Whatsapp
Stadio Giuseppe Sinigaglia, Markas Klub Divisi 3 Liga Italia Como 1907. (foto: seregno.tv)

TERASKATA.id, Bontang – Setelah Erick Thorir membeli 35 persen saham Inter Milan pada tahun 2013 silam, kini pebisnis Indonesia, Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono dikabarkan merambah Industri sepakbola di Italia. Tak tanggung-tanggung, kedua orang terkaya Indonesia itu membeli klub Serie C Italia, Como 1907.

Bos Djarum yang memiliki kekayaan mencapai Rp 461 triliun ini mengakuisisi klub divisi 3 Liga Italia ini dengan nama perusahaan Sent Entertainment Ltd. Sebuah perusahaan yang bermarkas di Inggris dan dikendalikan penuh oleh Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono.

Bacaan Lainnya

Perwakilan Mola TV yang merupakan satu di antara usaha milik Djarum, Mirwan Suwarso mengungkapkan bahwa kedua bosnya itu membeli Como 1907, klub bermasalah bahkan hingga dinyatakan sebagai klub bangkrut di Italia.

“Kami beli klub itu murah, tidak sampai Rp 5 miliar. Istilahnya di sini seperti nebus di Pegadaian,” ungkap Mirwan di Jakarta.

“Saat kami beli, klub ini memang benar-benar bermasalah. Dikelilingi mafia, pengaturan skor, hingga banyak tunggakan dari berbagai perusahaan Italia, listrik hingga air,” ucapnya.

Mirwan menambahkan, dua orang kaya Indonesia itu membeli klub yang pernah diperkuat Daniel Fonseca dan Gianluca Zambrotta ini dengan keadaan yang tidak terawat. Bahkan stadion klub tersebut sudah tidak layak pakai.

“Pada 1 Juli lalu, tim ini tidak punya pemain sama sekali. Aset juga tidak terurus, kemudian kami poles lagi,” ujarnya.

Klub yang terakhir kalinya bermain di kompetisi tertinggi Negeri Pizza, Serie A Calcio pada musim 2002/2003 ini dibeli dua pemilik Djarum sebagai rumah bagi Garuda Select, program kerja sama antara Mola TV dengan PSSI.

“Tujuannya ini untuk rumah pelatihan Tim Garuda Select. Garuda Select enggak punya rumah, sekarang mereka punya,” pungkasnya.

Pos terkait